Mei 29 2008
silahkan berbuat, apapun itu.
ini tentang jatidiri, keinginan, kemauan, idealisme, perjuangan, pecapaian atas apa yang ingin kita lakukan, raih, rasakan. ini untuk dan oleh pribadi masingmasing.
tidak ada yang salah. kita tidak ditugaskan untuk merubah dunia, memberi sesuatu yang berbeda adalah seni yang syukursyukur bisa kita ciptakan. seni itu abstrak, tidak ada ukurannya. kita mungkin bisa menilainya dari kebanggaan, penghargaan, kesenanangan, kebahagian, pengakuan, pencapaian, rasa dihargai, atau dengan melihat orang lain tertawa senang, tersenyum bangga, menangis haru, bahagia atas apaapa yang kita lakukan.
jika pribadi masingmasing tidak ingin melakukan apaapa juga tak mengapa, katanya Tuhan tetap menjamin matahari akan terbit dari timur sebelum kiamat, apalagi cuma jaminan atas nafkah kita. jangan takut, DIA Maha penjamin katanya.
tapi sepertinya normal sekali, pengecut, penakut, atau rasa skeptis yang berlebihan jika hidup hanya dimulai dan diakhiri dengan aktifitas yang dikendalikan oleh sistem. apalagi jika mengikuti-menjalankan sistem yang bukan ciptaan Tuhan. Rasakan saja! pasti ada penindasan, pendzoliman, ketidakadilan. namanya juga bukan sistem Tuhan, Tuhan itu tidak punya sifat serakah, mau menang sendiri, licik aka menghalalkan segala cara. silahkan pilih dan selamat menerima semua halhal yang terkandung didalamnya.