Archive for Mei, 2008

Surga ++

Jumat, Mei 30th, 2008

aku siap kehilangan orangorang seperti kalian. sebagai timbal-baliknya: kalian akan kehilangan orang sepertiku. aku menjadi seperti apa yang ku pikirkan.

klo menulis syahadat seperti diatas, lalu coba menanamkannya dalam diri, tapi terkadang lupa melaksanakannya atau males; apakah saya berdosa pada dirisaya?

apa manusia juga penggoda? atau bermuka dua (bisa juga bermuka/berwujud banyak) seperti setan? bingung saya. nanti klo saya masuk neraka males rasanya jumpa setansetan itu lagi. Tuhan pisahin dong, mereka surganya sekarang aja ntar baru masukin neraka. klo saya sih gimana enaknya Tuhan aja, surga sekarang + surga nanti juga boleh.. *ngarep* heheee

egois untuk lebih baik bisa masuk surga gak Tuhan?

silahkan berbuat, apapun itu.

Kamis, Mei 29th, 2008

ini tentang jatidiri, keinginan, kemauan, idealisme, perjuangan, pecapaian atas apa yang ingin kita lakukan, raih, rasakan. ini untuk dan oleh pribadi masingmasing.

tidak ada yang salah. kita tidak ditugaskan untuk merubah dunia, memberi sesuatu yang berbeda adalah seni yang syukursyukur bisa kita ciptakan. seni itu abstrak, tidak ada ukurannya. kita mungkin bisa menilainya dari kebanggaan, penghargaan, kesenanangan, kebahagian, pengakuan, pencapaian, rasa dihargai, atau dengan melihat orang lain tertawa senang, tersenyum bangga, menangis haru, bahagia atas apaapa yang kita lakukan.

jika pribadi masingmasing tidak ingin melakukan apaapa juga tak mengapa, katanya Tuhan tetap menjamin matahari akan terbit dari timur sebelum kiamat, apalagi cuma jaminan atas nafkah kita. jangan takut, DIA Maha penjamin katanya.

tapi sepertinya normal sekali, pengecut, penakut, atau rasa skeptis yang berlebihan jika hidup hanya dimulai dan diakhiri dengan aktifitas yang dikendalikan oleh sistem. apalagi jika mengikuti-menjalankan sistem yang bukan ciptaan Tuhan. Rasakan saja! pasti ada penindasan, pendzoliman, ketidakadilan. namanya juga bukan sistem Tuhan, Tuhan itu tidak punya sifat serakah, mau menang sendiri, licik aka menghalalkan segala cara. silahkan pilih dan selamat menerima semua halhal yang terkandung didalamnya.

Ayo..

Selasa, Mei 27th, 2008

Hidup Mahasiswa!

Habisi aku!

Selasa, Mei 13th, 2008

Remuk membaca postingan bersambung ke bawah di blog ini.

Ingin menangis, lalu menangis, menangis.

Habisi aku!

Terus Tuhan, terus dera..
Beri aku sakit, Sakit!
Lakukan.. Sakiti aku! ayoo..

Teriak dikupingku Tuhan! ilhami aku..
Aku tidak tau adat semestinya bersyukur kepadaMU..

Siksa!
Tusuk sumsumku! Putuskan nadiku! Tuhan..

Naif nikmat sebesar ini untukku.. Karna KAU akan menyiksaku habishabisan diduniaku berikutnya!

Demi Allah tidak susah menjadi hebat diduniamu ini, tapi percuma bila KAU tak beri aku cara hebat untuk bersyukur kepadaMU..

Kemarin, Aku mimpi Kamu.

Selasa, Mei 13th, 2008

Bukannya maksa, tapi harus kamu..

Ku mohon? Kembalikan rusukku itu!

Available or Invisible?

Rabu, Mei 7th, 2008

Gak masalah Cantik, Yang penting Tajirâ„¢

Kau kata..

Sabtu, Mei 3rd, 2008

Dulu Kau berujar: “Aku Manusia, Manusia yang hal-hal tentang hidupmu tidak bisa ditentuin oranglain, Bahkan merekamereka yang mempunyai titel Pemimpin”. Ya, Kau menyamaratakan para Pemimpin itu, Kau kata: “Mereka pasti tidak ikut kuliah pagi tentang Hati Nurani, Nyatanya mereka sering tertidur saat Rapi, Lengkap memakai Jas dan Dasi”.

Tapi, Kini pasti Kau mulai menyadari bahwa Manusia sama saja, Tidak jauh beda sama Sapi: “Hidungnya kerap dipasung untuk terus mengikuti isyarat yang dikirim Bumi”.

Sudah sejak lama, Kau seolah kerasukan mimpi dunia yang abadi, Pelangi yang warnawarni itupun hanya mampu kau lihat dalam Dua Warna: Hitam dan Putih. Apa Hebatmu wahai Buta Warna?

Lalu apalagi yang ingin Kau pertahankan? Itu, Matamu belum juga terkatup! Mata kecut berlingkar hitam dengan rambut yang semakin tebal. Sudah, Tidurlah, Bentuk lagi pulaupulau impianmu diatas bantal!

Complaint!!!

Sabtu, Mei 3rd, 2008

Complaint…

Yang pertama, masalah koneksi internet lambat, apa sih yang salah? sudah pakai dua line speeda unlimitted pun masih diblok, serasa kembali ke dunia dial Up! Tapi mesti tau diri juga, wong gratis, numpang lagi.. Sabar yah, orang sabar bisa naik haji tahun depan..

Yang kedua, masalah molornya janji perusahaan telepon bertarif mahal itu. PO sudah 2 minggu lebih ditandatangani, kerjaan sudah selesai 1 bulan yang lalu. Orang seperti kami tidak butuh ucapan maaf, yang penting segera dilunasi, titik. Gusti, ku mohon damaikan hati ini. Mereka memperpanjang janji lagi; akan melunasi antara tanggal 8 - 15 ini. Orang sabar bisa naik haji tahun depan..

Ini bukan pengumuman penting: sepertinya aku (juga -kita- kawankawanku) terus dipaksa menyerah oleh hari yang hadir dengan modelmodel seperti ini.

Kawanku. Jujur ku sampaikan bahwasanya aku tidak tahan lapar, masalah rokokputih itu tidak begitu jadi masalah, aku belum begitu candu karenanya. Bagaimana kalau besok kita memulai hari dengan bermimpi menjadi pekerja kelas dua di negeri ini? Menambah Doa semoga Mei bukan bulan untuk merubah haluan..

Amin.